Kita sudah begitu lama telah hilang komunikasi, sejak kau meninggalkan diriku beberapa tahun yang lalu. alasan kamu pergi karena masih banyak hal yang harus kamu selesaikan.
beribu-ribu tulisan yang ku tulis dari beberapa buku catatan yang sebenarnya hanya tertuju padamulah. Setiap malam dengan mata yang bersayup-sayup sehabis mendengarkan sebuah lagu yang mengiringiku, tiba-tiba aku berfikir tuk menuliskan sebuah cerita tentang kamu.
Aku tak tahu dari beberapa tahun kedepan ini aku selalu teringat pada sosok wajahmu yang amat lugu, aku juga tak ingin berjanji tuk menemuimu akhir-akhir ini dan biarlah waktu yang dapat mempertemukan kita kembali. seandainya kau tahu, aku disini setengah mati merindukanmu.setiap denyut-denyut napas dan setiap helaan jantung juga turut menginginkan kamu ada disampingku, semua tentangmu masih teringat didalam otak memoriku. ingatanku selalu hadir disaat aku terbangun dari tidur, hanya dengan tertawa miris yang sebenarnya bigitu sulit kutunjukkan.
Ini bodoh, sungguh bodoh, maksudku apa susahnya bilang kalo aku dan kamu menginginkan penyatuan ?
sama sama saling punya tujuan ? mau saling memperjuangkan ? Berbicara tentang cinta dan sayang memang tak mudah, tapi bukankah lebih menyakitkan jika kita hanya bisa saling gengsi, bisakah kau rasakan sakitnya dua orang yang saling merindukan, tapi hati mereka tak saling menyatu, bisakah kau resapi air mata dua orang yang saling berjauhan hanya karena mereka takut pada arus cinta yang semakin deras.
bila diriku tak sengaja menyakitkanmu beri isyarat padaku agar aku cepat meminta mohon maaf padamu, andai saja dapat kau pahami layaknya cinta sejati tak mungkin bersyarat. Tak pernah ku mencoba dan tak ingin ku mengisi hatiku dengan cinta yang lain kan ku biarkan ruang hampa didalam hidupku, ku hanya dapat berbagi hati dengan dirimu.
Setiap mengingat semua cerita yang dulu membuatku ingin menangis. aku baru sadar bahwa aku sangat membutuhkanmu, aku baru menyadari selama kau pergi dariku banyak hal yang membuat kamu berubah banyak, berubah menjadi seseorang yang tak lagi terlihat mencintaiku. saat dulu aku memang salah, aku terlalu sibuk dengan duniaku saja dan mengesampingkan perasaanmu. ku berulang kali tuk meningat-ingat masa masa dulu dimana aku yang tak memperdulikan perasaan cinta yang tak sengaja tiba-tiba datang menghampiriku.
Masih Mencintainya *Miss.S*
Setelah Empat Setengah Tahun
Seperti empat setengah tahun yang lalu , tepat pada awal bulan puasa dimana akau kelas VII dan dia kelas VIII, kali ini memang berbeda dari empat setengah tahun yang lalu. ketika melintasi jalan tiba tiba fikiranku melayang menuju satu rumah tersebuat stelah tiga tahun silam, aku melewati jalan ini tiba tiba teringat akan sesorang yang pernah singgah dirumah itu nampaknya tak heran lagi bagiku kalau itu adalah kamu.
matahari mulai tersembunyi dari atap atap langit, sore itu aku kembali membelah jalanan dengan sepeda motor. aku menghela napas saat aku teringat akan sosok bayangan dirimu bahwa wanita adalah pengingat sejarah yang baik sementara pria adalah pelupa yang ulung. aku yang sering diam dari pada mengingatmu, mimilih untuk diam dan tetap memerhatikan jalan. terlalu banyak kenangan yang masih tertinggal ditempat ini rasanya ingin cepat cepat aku pergi dari tempat itu, tak lama aku menyalakan sepeda motor dan lekas pergi.
Untuk Seseorang Yang Tak Pernah Tahu*Miss S*
Ketika aku menyadari kamu telah berubah, setiap hari aku berusaha mengembalikan dirimu yang dulu. Mengingatkanmu pada mimpi mimpi kita dulu, aku memahami bagaimana dulu kita pernah saling jatuh cinta, membuatmu paham ada seseorang yang tak ingin diam ketika melihatmu tiba tiba jadi seseorang yang berbeda. Telah kau tinggalkan semua cerita cerita dulu saat bersamaku, Telah kau lepaskan semua kenangan indah yang pernah kita lalui.
Semoga keputusanmu bukan karena kamu selalu bilang lelaki dengan status sosial seperti aku tak ingin menghabiskan sisa hidup dengan apa yang aku rasakan saat ini.
Semoga kepergianmu bukan karena kamu takut pada kesetiaanku. Ku tak tahu apa bisa ku bertahan denganmu tetapi aku tahu satu hal ku menyayangi dirimu, memang tak mudah semua yang kita alami yang kita jalani hanya dapat terukir di dalam mimpi
Empat tahun setelah kepergianmu *Miss.S*
bukan kisah yang terlalu penting *Miss.S*
Ruang Untuk kita *Miss.S*
hampir setiap malam, kamu menjadi bagian dalam hari-hariku, jadi tawa yang membawa damai tidur gelapku . tak hanya itu, kau dan aku terlelap dalam imajinasi dunia mimpi, terlalu terburu-burukah aku mengatakan ini cinta ? Dan kedekatan kita, nona, sepertinya bukan lagi sebatas teman.
Tiba tiba kau datang membawa banyak harapan, kau hangatkan hatiku yang dingin dengan pelukan cintamu. kau genggam cintaku dengan erat dan tak mudah dilepaskan. sosok dirimu masuk kedalam setiap mimpi mimpi indahku dan kau membawa isyarat yang harus aku lakukan.
Aku sudah bosan melamun karena masih teringat seberkas wajah indahmu, dan sudah bosan mersa lelah karena sering dibuat menunggu. kamu datang lewat mimpi dan membawa petunjuk agar aku dapat memcahkan petunjukmu itu